Kamis, 03 September 2015

Maaf untuk berpisah



Memang berat meninggalkan orang yang kita cintai
Namun lebih berat lagi kalau harus bersamanya tanpa ikatan yang halal
Memang terasa ada yang kurang saat tak lagi melihat senyumannya
Namun, kalau itu untuk kemaslahatan kau berdua, kenapa tidak?
Bukankah kalau ia memang jodohmu, ia akan kembali padamu
Namun tidak dalam keadaan seperti ini
Saat kau dan ia tak belum bertaubat dan memperbaiki diri
Saat kau dan dia menikmati hubungan yang tak diridhoiNya
Ikhlaskan dirinya
Yakinlah tulang rusuk itu tak kan tertukar
Mulailah dengan mengurangi komunikasi dengannya
Minimalisisr perjumpaan dengannya
Bukan untuk memutuskan silaturahim, namun ini proses terbaik dalam proses perbaikan diri
Kembalikan lagi hadiah darinya
Atau kau bisa sedekahkan pada orang yang membutuhkannya
Itu jauh lebih baik
Pasti ada godaan untuk kembali menerimanya
Pasti banyak cacian dari sekelilingmu
Tapi tetaplah di jalan kebenaran
Cukuplah Allah Maha Tahu kesungguhanmu
Biarlah Dia yang menyeka air matamu
Semoga ia gantikan dengan ganjaran air mata surgaNya
Lalu,
Fokuskan energi untuk memperbaiki ibadahmu
Juga akhlak terhadap kedua orang tuamu.
Lihatlah di sekelilingmu, ada banyak orang yang membutuhkan perhatian dan kasih sayangmu
Kenapa tidak kau berikan juga rasa cinta dan kasih sayangmu ke[ada mereka?
Biarlah Allah mempertemukanmu dengan jodoh terbaikmu
Di tempat yang indah, di saat yang berkah
Saat kau dan dirinya samaa-sama ingin membangun cinta karenaNya

Senin, 13 Juli 2015

Aku - Ramadhan - Kamu


Marhaban ya ramadhan

Alhamdulilah.. terima kasih atas kesempatan yang engkau berikan Tuhan. Terima kasih atas ramadhan yang hadir di tengah-tengah hijrah kami, bersyukur atas segala kekuatan dan curahan rahmat hingga kau kuatkan niatku menyingsing ramadhan ini.

Detik-detik malam terakhir ramadhan ini, aku bersyukur. Aku masih bisa menjaganya. Menjaga segala rasa yang menyesakkan dada ini. 

Kini ku hanya mampu menitiplkan cerita pada jarak antara aku dan dia. Cerita yang kini tak dapat kami jalani bersama. Aku menitipkan rindu yang mengalir deras dan bermuara kepadanya. Kini hanya pada waktu, aku bisa menitipkan cinta. Cinta yang ku titipkan padaMu kuharap selalu dia rasakan, hingga tiba saatnya nanti kami bersama.

Aku tak mampu melihatnya, tak mampu memberikan kabar hariku kepadanya. Bukan karena ku tak memiliki rasa, namun karena ku ingin menjaga rasa. Aku menghormatimu sama seperti sebelumnya. Aku menghormati keputusanku karenaNya. Sulit bagiku untuk tidak menyebut mu dalam doaku. Kau yang pernah merajut mimpi denganku. Masih seperti yang dulu, masih slalu ku panjatkan doa yang dulu pernah ku aminkan sebagai makmummu. Kalaupun akhiirnya tak sesuai dengan harapan, yang mampu ku ucapkan adalah “Alhamdulilah” untuk semuanya ya allah

Ya rabb, Ya Al maalikul, Ya Rahman, Ya Rahim
kali ini ku bersama ramadhan ingin merajut benang-benang iman diri
berharap ramadhan berikutnya ku dapat menjalaninya bersama imamku kelak
Ya rabbana.. teguhkan lah niatku di atas iman mu, penuhi jalanku atas cintaku padaMu
ya allah ya al maalikul.. berharap keputusanku bisa membuat kami lebih khusyuk kepadaMu, kalaupun atas keputusanku itu, hilang peluangku untuk bersamanya, hilangkan lah rasaku karena ku lakukan semuanya karenaMu. karena ku lebih takut kehilangan cinta akan hadirMu. tak mengapa jika ku tak bersama dia. asalkan karena Dia. karenaMu. ku berharap dia mengerti keputusanku.

Ya rahman.. Ya rahim... lapangkan lah rezeki untuk kami.. berkati kami.. mudahkan lah jalan kami jika memang dia untukku. dan mudahkan lah jalannya menjemput jodohnya walaupun bukan aku.

Sabtu, 13 Juni 2015

Semoga kelak dipertemukan

14 Juni 2015

Dahulu, mungkin kita dipertemukan dalam kondisi dan pada saat yang belum tepat
dan ku selalu percaya, suatu saat nanti akan tiba masanya kita kan di pertemukan
karena Allah
selama kita menjaga rasa karenaNya

Pernah dengar tidak,
Kata 'pulang' selalu terdengar lebih indah daripada 'pergi'.
tetapi kita harus pergi untuk bisa pulang.

Keinginanku ingin dipertemukan karenaNya
semoga keputusan yang kita ambil mendapat ridhoNya
saling memperbaiki diri hingga saatnya tiba
dan hati ini masih tertata rapi, ruang yang pernah kau tempati

Tidak akan ada yang pernah tahu
batas kemampuan manusia, kecuali Allah
Semoga tuhan pegang erat hati Kita
jika tuhan mengizinkan untuk kelak bersatu

Untukmu sang pemilik hati


Tuhan, sebelum aku menulis panjang lebar
Kau pasti sudah tahu lebih dulu
tahu siapa yang akan aku ceritakan
ya, dia

seseorang yang ingin kau izinkan untuk mencintaiku dan ku cintai
Tuhan, dia memang jauh dari kata sempurna, memang
terima kasih, karena kau tak berikan aku seseorang yang sempurna
Sebab apa?
karena yang sepurna, tidak akan membutuhkan siapa-siapa lagi

kekasih
bersabarlah atas kita
jangan lelaj untuk berdoa
genggamlah tanganku
sungguh, aku ingin kita berjuang bersama

jangan biarkan salah satu dari kita
merasa berjuang sendirian
biarlah kita terpisah jarak untuk sementara waktu
jika kau temui rindu, peluklah aku erat-erat dalam doamu

mintakan aku dalam sujud malammu kepada Tuhan
berdoalah untuk segala kebaikan masa depan
pun akan kulakukan hal yang sama untukmu
untuk kita

kau percy kan, jika doa yang dilakukan bersama akan disegerakan oleh Tuhan?
ya, semoga memang
aku sudah begitu merindukanmu, sungguh
aku ingin memelukmu erat-erat
aku ingin bermanja-manja di pelukanmu
aku ingin bersandar di dadamu
aku ingin bercerita sambil menyandarkan kepala di pundakmu
aku tidak bisa berjanji sampai kapan aku jatuh cinta denganmu
tapi kau pasti tahu
tentang aku yang tak hentinya berdoa untuk kebaikan kita

aku percaya, Tuhan menjaga baik cinta kita
hangatkan cinta kita dengan doa
kelak tiba waktunya kita berjumpa
kita adalah dua anak manusia yang paling bahagia

Senin, 08 Juni 2015

Menyelesaikan apa yang tidak seharusnya dimulai, ternyata tidak semudah perkiraanku

semuanya terasa berat
pada awalnya
tiada lagi tempat berbagi cinta
tiada lagi tempat canda tawa
tiada lagi tempat beradu suara
tiada lagi tempat menceritakan asa
tiada lagi tempat bertukar rasa
tiada lagi tempat merancang mimpi dan masa depan
tiada lagi bahu tempatku dulu menghabiskan haru
iya, tiada lagi kamu

sepi
sunyi
hambar
datar
tapi ternyata,
dalam segala kesepian itu
ku temukan sesuatu yang jau lebih indah
ketenangan jiwa yang tidak pernah terasa sebelumnya

dalam kesunyian tanpa kamu
ku dapati hati yang tidak lagi tersakiti dan menyakiti
aku dapat lebih fokus menjadi aku yang apa adanya
tanpa takut kamu murka

ketika hidup ini terasa hambar
kutemui satu lembaran kodong baru
yang dapat kutulis apa saja, sesuai kehendakku
satu tahap dekat dengan kematangan umanku
sebagai seorang hamba

datarnya hariku tanpa ada batu-batu besar percekcokan
melangkahkan hati, pikiran, dan tindakan menuju appa yang mereka sebut "hidayah"
menuju hakikat hidup teratas seorang makhluk, "hijrah"

kamu,
terima kasih untuk semua pelajarannya
kita tubuh bersama
mengeksplorasi dunia
belajar bersama
mengetahui ini
memperdalam itu
menghabiskan waktu bertahun-tahun
dengan menjadi remaja menuju dewasa

dan kini
kita telah sampai pada persimpangan hidup seorang anak manusia
menjemput takdir yang kini semakin jelas rupanya
jika saat nanti kita tak tertulis untuk menua bersama
percayalah
doa-doa tulusku akan selalu menghampirimu
berharap hidupmu jauh lebih bermakna
terjaga dari dosa

semoga apa yang tak terucap oleh lisanku
dapat dimengerti oleh hatimu

i'm sorry
i love you no more
because
i love my creator more than anything

Kamis, 04 Juni 2015

Maaf, kutakutkan cinta tak halal ini akan membuatNya murka

Tak tahu ada apa dengan hatiku
Perlahan aku menolak keberadaanmu
Semakin hilang rasa yang pernah ada
Semakin tak kehilangan jika sosokmu tidak tertangkap mata
Semakin tak mengapa jika tak ada pesan masuk memenuhi ponselku
Semua terasa hambar
Semua biasa
Tiada lagi istimewa

Mungkin engkau telah tergantikan
Mungkin cinta untukmu telah tertukar dengan cinta lain yang lebih meyakinkan
Dia lebih mengerti aku dalam segala perkara
Memberi apapun yang kuminta
Menyediakan apapun yang ku butuhkan
Dia pun selalu ada, 24 jam sehari
Tak pernah Dia marah walau aku berulang kali melakukan kesalahan

Baru kusadari
Hubungan yang pernah kita jalani adalah hubungan tak halal
Ketika aku lebih sibuk denganmu, ternyata Dia cemburu
Ketika aku merindukanmu, ternyata Dia cemburu
Ketika perlahan aku mulai mencintaimu, ternyata Dia cemburu
Dia-lah Tuhanku
Yang menciptakan dunia dan seisinya, termasuk aku dan kamu
iya
Kekasihku itu pencemburu

Maafkan aku
Aku harus meninggalkanmu karena khawatir Allah murka padaku
Aku takut, ketika hidupku ini mendatangkan murkaNya maka Dia tak lagi meridhoi hidup dan matiku
Lalu, bisa apa aku tanda ridhoNya?

Ketika memandangmu
Menyentuhmu
Memikirkanmu
Mencintaimu
Memprioritaskanmu
Tak sadar aku mengumpulkan dosa besar

Aku takut tak sanggup memikul dosa-dosa ini ketika kelak datang hari pembalasan
Kenapa?
Karena engkau belum halal untukku
Aku belum halal untukmu
Segala hal mengenaimu adalah dosa untukku

Sekali lagi, maafkan aku
Jika engkau benar mencintaiku, mari perbaiki diri
Tunaikan semua kewajibanmu sebagai hamba
Tunjukkan baktimu kepada orang tua
Berilah seluruh cinta yang engkau punya hanya kepadaNya
Mari, mari kita cari ridho Allah Azza Wa Jalla bersama

Didiklah dirimu sendiri
bahwasanya jika memang kita tercipta untuk bersama
akan ada jalannya untuk saling memiliki dalam ikatan suci pernikahan

Semoga engkau baik-baik saja dan dapat menjadi hamba
yang mencintai Rabbnya diatas mencintai manusia dan harta benda

Rabu, 03 Juni 2015

Ketika Wanita Jatuh Cinta

Ketika wanita jatuh cinta
Ia akan berusaha merajut perasaannya bersama malu
Merajut rindunya bersama doa
Dan merajut mimpinya bersama kesabaran
Ketika ia semakin dalam menikmati rasa
Tanpa ingin menjadi sia-sia
Ia mencoba berlari pergi
Mencoba mengingkari pilu
dan mencoba berdamai dengan nelangsa

Dan semakin ia terjebak jauh
Ia akan kembali kepada titik akhir
Bahwa semua yang ada akan menjadi tiada
Ia hanya ada satu permohonan
"Berikan Aku hati yang baru ya Rabb..
Hati yang bersih dari kekecewaan pada orang yang mengkhianati janji
Kepada mereka yang menyakiti hati
Kepada mereka yang meremehkan rasa.
Kepada mereka yang mencuri mimpi tanpa mau menemani

Sabtu, 02 Mei 2015

#002

ampuni aku, ya Allah.
ampuni aku karena sampai detik ini aku masih menyimpan cinta untuk salah satu hamba-Mu yang jauh di sana
jika memang rasa ini belum pantas untukku, maka hilangkan lah

ya Allah, aku berlindung padaMu dari kemaksiatan
ya Allah, sesungguhnya aku meninggalkan dia karena ingin semakin dekat padaMu
ya Allah, ampuni aku jika keputusanku memutuskan tali silaturahim dengannya
ya Allah, ampuni aku. kulakukan ini untukMu.
karena aku mencintaiMu

jodoh memang rahasiaMu
dan untuk mendapatkan menjemput jodoh, tidak harus melalui proses pacaran
ku serahkan semuanya padaMu
dengan ridho dan izinMu, ku harap DIA akan mengerti